Rabu, 07 November 2012

hakikat psikologi dan psikologi perkembangan


HAKIKAT PSIKOLOGI DAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN
MAKALAH


Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Perkembangan
Dosen Pengampu: Aris Mujiyanto

Disusun oleh:
1.  Shabrina Caesharah A.                 (1401412319)
2.  Wulan Rizki
3.  Pradita Rachma A.                        (1401412333)
4.  Desi Listriana                                 (1401412343)


Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES
2012/2013

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
Psikologi berasal dari bahasa yunani kuno, yaitu psyche yang artinya jiwa dan logos yang artinya kata, maka dalam arti bebas psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang jiwa atau mental. Manusia sebagai objek ilmu pengetahuan, yang dibicarakan sejak munculnya filsafat dan ilmu, hingga sekarang dan pada masa mendatang. Ini akan selalu menarik untuk dipelajari, karena kompleksitas manusia itu sendiri sebagai objek ilmu pengetahuan.
Dalam hal ini anaklah yang menjadi obyek dasar pembicaraan. Pengetahuan kita tentang perkembangan anak dan prilaku anak didik  sangatlah diperlukan dalam situasi sekolah. Bagaimana jadinya jika kita sebagai pendidik tidak bisa memahami perkembangan anak didiknya? Perlunya kita memahami perkembangan anak didik karena pada dasarnya banyak tingkah laku murid-murid sekolah dasar yang dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman perkembangan yang dialami sebelum ia menjadi murid sekolah. Murid sekolah dasar akan mengembangkan pola tingkah laku yang akan mempengaruhi tingkah lakunya setelah ia menjadi remaja, remaja menjadi dewasa. Sehingga dengan pemahaman yang lebih mendalam kita dapat menyesuaikan dengan sifat-sifat khas perkembangan anak sekolah dasar. Lalu apa saja yang perlu kita pelajari tentang psikologi dan psikologi perkembangan?

B.     Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas ditemukan rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Apa yang dimaksud dengan psikologi?
2.      Apa yang dimaksud dengan psikologi perkembangan?
3.      Apa saja macam-macam tugas perkembangan?
4.      Apa hubungan antara psikologi perkembangan dan psikologi?





C.     Tujuan
Dengan mempelajari tentang hakekat psikolgi dan psikologi perkembangan,diharapkn mahasiswa mampu :
1.      Menjelaskan hakekat psikologi
2.      Menjelaskan hakekat psikologi perkembangan
3.      Menjelaskan faktor- yang mempengaruhi perkembangan anak
4.      Menjelaskan macam-macam tugas perkembangan
5.      Menjelaskan hubungan antara psikologi perkembangan dan psikologi














BAB II
PEMBAHASAN

1.      Hakekat Psikologi
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa dan prilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Namun, psikologi tidak mempelajari secara langsung jiwa atau mental karena psikologi bersifat abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa atau mental tersebut yang berupa tingkah laku sehingga psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.
Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari gejala-gejala kehidupan. Jiwa adalah unsur kehidupan (anima), karena itu tiap-tiap makhluk hidup mempunyai jiwa. Dapat dikatakan bahwa sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Para ahli menyetujui bahwa psikologi merupakan ilmu yang membahas tingkah laku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan sosial maupun lingkungan non sosial. Perlu diketahui bahwa semua tingkah laku manusia mempunyai penyebab. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Harlow, Mc.Gauch dan Thompsonya (1974), bahwa tidak pernah terjadi satu tingkah laku yang disebabkan oleh satu penyebab, tetapi selalu disebabkan oleh jalinan penyebab yang sangat kompleks. Lalu menurut Nyayu Khadijah psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku. Perilaku adalah segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia ataupun hewan yang dapat diamati dengan cara tertentu.

2.      Psikologi Perkembangan
2.1  Hakikat psikologi perkembangan
Psikologi perkembangan dirumuskan sebagai ilmu yang membahas tingkah laku manusia yang sedang berkembang dalam taraf perkembangan yang sangat pesat, psikologi perkembangan memuasatkan pembahasan terhadap perubahan-perubahan tingkah laku dalam rangka pembentukan manusia yang lebih matang. Psikologi perkembangan juga memiliki objek garapan manusia, yang seringkali menemukan problematika yang sangat menarik, malah terkadang cenderung terasa berat untuk dipecahkan. Hal ini disebabkan karena kompleks dan uniknya manusia baik ditinjau dari sudut pandang biologis maupun psikologis.
Apabila dikembalikan pada konsep dasar keberadaan psikologi pekembangan yang merupakan ilmu pengetahuan terapan, maka kepentingan penerapan ilmu tersebut sebaiknya diambil jalan tengahnya untuk mengatasi kedua pertentangan pendapat tersebut, konsep-konsep psikologi perkembangan perlu disadari bahwa :
-           Tidak ada seorang anakpun didunia yang memiliki kesamaan moral dengan lainnya.
-          Konsepsi-konsepsi didalam psikologi pekembangan bukanlah pembatasan mutlak ataupastisifatnya.
-          Konsepsi-konsepsi yang ada hanyalah lebih bersifat garis-garis besar atau pedoman umum yang berlaku bagi perkembangan kejiwaan anak.
Konsepsi atau teori-teori tentang kejiwaan pada hakikatnya sangat banyak dan beragam sekali sifat serta pandangannya, sebagaimana banyaknya kemungkinan perkembangan jiwa seorang manusia yang kompleks dan unik. Untuk memudahkan mempelajari dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok pandangan disebut dengan istilah periodisasi perkembangan.
2.2  Manfaat mempelajari psikologi perkembangan
Ada pun manfaat yang didapatkan diambil dari mempelajari psikologi perkembangan, diantaranya:
1.        Untuk mengetahui tingkah laku individu itu sesuai atau tidak dengan tingkat usia/ perkembangannya
2.        Untuk mengetahui tingkat kemampuan individu pada setiap fase perkembangannya.
3.        Untuk mengetahui kapan individu bisa diberi stimulus pada tingkat perkembangan tertentu.
4.        Agar dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan-perubahan yang akan dihadapi anak
5.      Khusus bagi guru, agar dapat memilih dan dapat memberikan materi dan metode yang sesuai dengan kebutuhan anak.

2.3    Faktor-Faktor Perkembangan
Adapun berbagai faktor yang mempengaruhi organ tubuh anak, antara lain:
-       Faktor sebelum lahir, yakni adanya gejala-gejala tertentu yang terjadi sewaktu anak masih di dalam kandungan.
-       Faktor pada waktu lahir, yakni terjadinya gangguan pada saat anak dilahirkan.
-       Faktor sesudah lahir, yakni peristiwa tertentu yang terjadi setelah anak lahir, terkadang menimbulkan terhambatnya pertumbuhan anak.
-       Faktor psikologis, yakni adanya kejadian-kejadian tertentu yang menghambat berfungsinya psikis, terutama menyangkut perkembangan inteligensi dan emosi anak yang berdampak terhadap proses pertumbuhan anak.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi anak antara lain adalah:
-          Faktor herediter, yakni keturunan atau warisan dari sejak lahir dari kedua orang tuanya, neneknya, dan seterusnya, yang biasanya diturunkan melalui kromosom.
-       Faktor lingkungan, yakni segala sesuatu yang ada pada lingkungan ia berada, misalnya tempat tinggal atau tempat bergaul.

3.      Macam-macam tugas perkembangan
Yang dimaksud dengan tugas-tugas perkembangan anak adalah tinjauan teoritis mengenai dinamika dari perkembangan anak. Menurut C. Chifford T. Morgan bahwa motivasi adalah merupakan dorongan keinginan, sekaligus sebagai sumber daya penggerak melakukan sesuatu yang berasal dari dalam dirinya, dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dra. Kartini Kartono berpendapat bahwa eksistensi anak dipastikan oleh
adanya:
·         Segenap kualitas hereditas
·         Masa lampau dan masa sekarang, dalam suatu lingkungan sosial tertentu dan sebagai produk proses belajar secara kontinu.
·         Hereditas dan tujuan yang ingin dicapai.
Robert J. Havighurst (1953) mengemukakan bahwa perjalanan hidup seseorang ditandai oleh adanya tugas-tugas yang harus dipenuhi. Tugas-tugas ini dalam batas-batas tertentu bersifat khas (spesifik) untuk masa-masa kehidupan seseorang. Havighust menegaskan bahwa tugas-tugas perkembangan yang dilakukan seseorang dalam masa kehidupan tertentu adalah disesuaikan dengan norma-norma sosial serta norma-norma kebudayaan.
4.      Hubungan psikologi perkembangan dan psikologi
Tidak perlu disanksikan lagi bahwa keberadaan psikologi perkembangan adalah sebagai bagian dari psikologi. Crider Goesthals, Kavanaught dan Solomon (1983) mengemukakan bahwa psikologi perkembangan termasuk psikologiteoritis yang berbeda dengan psikologi praktis. Psikologi teoritis dikatakan demikian karena kajiannya bersifat teoritis. Psikologi lain yang termasuk psikologi teoritis adalah psikologi kepribadian, psikologi sosial, psikologi eksperimen, dan  biopsikologi.
Psikologi praktis dikatakan demikian karena psikologi ini kajiannya bersifat praktis. Psikologi praktis dibahas untuk kepentingan praktek di lapangan, misal psikologi klinik yang dipergunakan di klinik dan rumah sakit jiwa.
Psikologi perkembangan dari segi lain dapatdikelompokkan menjadi psikologi khusus dan psikologi umum. Psikologi khusus adalah psikologi ysng objek kajiannya adalah tingkah laku manusia dalam kondisi khusus, psikologi umum adalah psikologi yang membahas umumnya dalam situasi normal.






DAFTAR PUSTAKA

Crider,L.,Gousthals.N.E., & Kavanaugh,J. 1983 Child Development,New Yersey:Prentice Hall
Harlow,H.F., Mc Gaugh,J.L., & Thompson, R.F. 1985. Psychnlody. San Fransisco: Albion Publishing Company.
Prayitno, Elida. 1991. Psikologi Perkembangan.Jakarta: Debdikbud